Sabtu, 10 Desember 2016

HUJAN NOPEMBER


Hujan...
hanya tetesan air tak berarti
yang menjadi genangan tidak lebih
betapa perih memang...

Ibarat puing-puing romantisme
masih ada yang merindukan
akan tetapi...
pada akhirnya...
berlari dan berteduh
seakan lupa ia pernah menantikannya

Yang paling romantis sekali
hadirnya tak pernah di sesali
walau hanya sebatas genangan saja
namun...
tak satupun yang tahu
betapa sakitnya jatuh berkali-kali
lalu hadirnya pun hanya sebatas
bahan romantisme saja

Akan tetapi bisa jadi bahan imaji
bagi pujangga yang pandai mengeja aksara
mengagumi bahkan menantikan kehadirannya
di antara seribu khayalan

Tapi tak perlu khawatir...!!!
November tak akan berhenti
walau tulisan ini berakhir
akan ada tulisan-tulisan baru
yang bisa di ciptakan nantinya

Bersabarlah...!!?
wahai pecinta aksara
seribu senyum juga kenangan
akan kembali lagi...

Pukul, 06.55 Wib
Cirebon, 10 Nopember 2016
@djes

Tidak ada komentar:

Posting Komentar