Jumat, 21 November 2014

HIJAIYAH DI BIAS NOKTAH Oleh DJES


Secepatnya memuntahkan beribu magma
tuk melepuh jadi huruf
disepuh dengan cinta diukir dengan kata
lalu kepada kalimat meratap meminta jadi makna

Dalam hening yang bening
kau usung rindu pada kesunyian
tiap detik tak henti mericik
walau berhenti pada titik
maka pujangga mengelana mengendarai titik
dibawah huruf ba’ menuju pintu surga
yang mendamba kasroh menjadi perahu nuh
yang kelak akan menurunkan sauh dan berlabuh

Akulah musafir yang hijrah
lalu berdiam dan pasrah
sinarmu memijar berkobar cahaya
berpendar dalam bara

Tongkat musa yang membelah laut merah
seruling daud melelapkan segala sampai meranggas
cincin sulaiman yang mengagetkan syetan dan jin
hingga ketika adam terlempar sampai bumi
karena mantra surga dilumat khuldi keparat
aku memulai…
memahatkan aksara pada bait sajak
memelodikan alif hingga iya
sampai sukun hingga dommatain

Hijaiyah dibias noktah
dibawah lengkung yang merangkum seluruh ayat
yang paling indah dari segala mukjizat
hingga mengeja asmaMu
ditiap sujudku…

@djes


Tidak ada komentar:

Posting Komentar